MENGUASAI MICROTEACHING: KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR YANG EFEKTIF
Synopsis
Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul (Maskuri, Ma9arif and Fanan, 2020). Keberhasilan suatu bangsa dalam menghadapi tantangan global tidak dapat dilepaskan dari kualitas guru sebagai ujung tombak proses pembelajaran. Guru bukan hanya berperan sebagai penyampai pengetahuan, melainkan juga fasilitator, pembimbing, serta teladan bagi peserta didik. Oleh karena itu, proses menyiapkan calon guru yang profesional menjadi sangat penting. Salah satu cara strategis yang telah banyak digunakan dalam program pendidikan guru adalah microteaching, sebuah pendekatan pelatihan mengajar dalam skala kecil yang bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dasar mengajar sebelum calon guru terjun ke kelas sesungguhnya.
Microteaching hadir sebagai jembatan antara teori dan praktik. Selama menempuh pendidikan, mahasiswa calon guru mendapatkan banyak bekal teoretis mengenai strategi, model, dan metode pembelajaran. Namun, teori saja tidak cukup untuk membentuk kompetensi pedagogis yang matang. Dibutuhkan ruang aman untuk berlatih, membuat kesalahan, mendapatkan umpan balik, serta melakukan perbaikan berulang kali. Dalam konteks inilah microteaching memiliki urgensi besar. Melalui kegiatan simulasi mengajar dengan jumlah siswa terbatas dan durasi yang singkat, calon guru dapat melatih keterampilan membuka pelajaran, mengajukan pertanyaan, mengelol
Chapters
-
PENGANTAR MICROTEACHING DAN URGENSINYA DALAM PENDIDIKAN
-
STRUKTUR DAN TAHAPAN DALAM KEGIATAN MICROTEACHING
-
KETERAMPILAN MEMBUKA DAN MENUTUP PELAJARAN
-
KETERAMPILAN MENJELASKAN MATERI SECARA EFEKTIF
-
KETERAMPILAN VARIASI DALAM GAYA MENGAJAR DAN INTERAKSI
-
PENILAIAN DAN EVALUASI KINERJA MICROTEACHING